Poitu Murtopo, Sekda Kolaka : Sanksi Tegas, Hari Pertama tak Masuk Kantor

Libur panjang yang diberikan pemerintah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah berakhir tepatnya pada tanggal 9 Juni kemarin. Jika hari ini Senin (10/6) masih ada oknum ASN yang tidak masuk kantor atau menambah libur maka akan ada sanksi menanti. Seperti sanksi yang akan diberikan oleh Pemda Kolaka bagi ASN yang tidak masuk dihari pertama yakni tidak diberikannya tunjangan kinerja atau  tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama satu bulan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka H Poitu Murtopo menegaskan, jika masih ada oknum ASN yang tidak masuk kantor dihari pertama, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa tidak akan diberikannya tunjangan kinerja selama sebulan.

” Kalau ada ASN yang tidak masuk dihari pertama (Senin 6/6), maka tunjangannya tidak akan kita berikan selama satu bulan, ” tegas Sekda Kolaka H Poitu Murtopo saat ditemui media ini beberapa waktu yang lalu.

Guna memastikan ASN masuk tepat waktu, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung dilapangan pada saat upacara. Bahkan disetiap kecamatan akan ada petugas dari BKD Kolaka yang akan mengcek di masing-masing kecamatan untuk memastikan berapa jumlah ASN yang hadir dan tidak hadir.

” Kita juga akan langsung mengecek dan mengambil absennya masing-masing SKPD pada saat upacara nanti. Bahkan akan ada petugas BKD yang akan kita turunkan langsung ketiap kecamatan untuk memantau sekaligus mengambil data kehadiran ASN dan kita akan data sampai jam 10  ketika tidak masuk kantor sampai jam 10 maka kami anggap tidak hadir dan segera kami akan laporkan ke Menpan, ” akunya.

Usai melakukan pengecekan, kata Poitu Murtopo pihaknya akan langsung melaporkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

” Setelah  kami data kami akan laporkan langsung ke Menpan melalui Website. Dan seluruh Indonesia semua melaporkan kondisi kehadiran ASNnya yang tidak masuk, bahkan Gubernur dan Sekda wajib melaporkan, ” jelasnya.

Menurutnya, terkait kedisiplinan ASN telag diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil, sehingga tidak ada alasan bagi ASN untuk tidak menjalankan tugasnya.

Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kolaka Mujahidin mengaku, pemberian sanksi akan diberikan kepada semua ASN baik itu pejabat ekselon maupun staf. Berdasarkan surat edaran Menpan RB untuk cuti bersama dimulai sejak tanggal 3 sampai tanggal 7 Juni. Sehingga ASN wajib masuk pada tanggal 10. Kami juga telah menyampaikan disemua instansi melalui surat edaran bupati dua hari setelah puasa kami telah sampaikan terkait masa libur ASN.

” Tanggal 10 wajib masuk kantor apabila dihari senin tidak ada ASN yang masuk kantor tanpa alasan yang pasti atau tidak jelas konsekuensinya TPP hilang satu bulan, selain itu kami tidak mengenal siapa baik itu pejabat ekselon II, III, dan IV sampai staf akan kena sanksi. Terkecuali ada ASN yang jauh hari telah melapor dan meminta izin karena ada acara pesta keluarga kita maklumi, ” singkatnya. (K9/c/hen).

Sumber : KOLAKAPOS, Kolaka          Tgl. 10 Juni 2019

Tinggalkan Balasan