Masyarakat Kolaka Rayakan Lebaran Ketupat di Pantai Lamunre Watubangga

Ribuan masyarakat Kabupaten Kolaka, dan Kabupaten Bombana, di prediksi pada Selasa (11/6/2019) tumpah ruah di sepanjang pantai Lamunre kecamatan Watubangga untuk merayakan lebaran ketupat.

Masyarakat yang dominan warga transmigrasi di kecamatan Toari dan Watubangga merayakan tradisi lebaran ketupat, yang sudah berlangsung puluhan tahun. Lebaran ketupat atau lebaran tujuh hari setelah perayaan Idul Fitri, yang sudah berlangsung sejak lama, dan secara turun temurun, bahkan sudah dianggap tradisi setiap tahunnya.

Kepada Kolakaonline.com Simo warga Desa Wowoli mengatakan, tradisi lebaran ketupat merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilakukan pinggiran pantai Lamunre ini.

Kegiatan lebaran ketupat ini diprakarsai oleh suku jawa yang berada di Desa Ranomentaa dan wowoli Kecamatan Toari, yang hingga kini masih terus berlangsung, dan di rayakan oleh suku lainnya dan masyarakat pada umumnya di Kolaka dan Bombana.

“Perayaan lebaran ketupat di pantai lamunre, Kabupaten Kolaka, sebelumnya hanya dirayakan oleh masyarakat hanya suku jawa saja yang ada di Sulawesi Tenggara, Namun sejak beberapa tahun terakhir, suku lain yang mendiami daerah tersebut, seperti suku bugis, suku makassar, suku mekongga, suku bali dan moronene, ikut bergabung merayakan lebaran ketupat dengan bersantap bersama ketupat dan opor ayam serta mandi bersama di lautan,” ujarnya(Redaksi)

Sumber : Kolalaonline     Tgl. 10 Juni 2019

Tinggalkan Balasan