Dua Kubu di Toari Sepakat Berdamai Secara Adat

Kolakaonline – Dua Kubu Warga di kecamatan Toari yang nyaris saja bentrok karena tersinggung. Sabtu (9/2/2019) keduanya telah sepakat berdamai dengan menggelar upacara adat Tandroale yang dilaksanakan di lapangan desa Lakito kecamatan Toari.

Dalam kegiatan Tandroale dipimpin langsung oleh Dewan Adat Moronene (DAM) Kababupaten Bombana Sulawesi Tenggara Mokole Patani Muhammad Ali didampingi oleh Ketua kerukunan Keluarga Mornene Kolaka Hasbir Jaya Razak, Mokole Rumbia Alviam Ipimpi, Mokole Kabaena Hamsa, Tokoh Adat Suku Bugis Toari H.Undu Daud.

Ketua kerukunan Keluarga Mornene Kolaka Hasbir Jaya Razak mengatakan kegiatan sumpah adat dilaksanakan atas inisiasi kesepakatan bersama antara Dewan Adat Moronene dengan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Toari Kolaka dalam rangka proses perdamaian antara dua kubu.

“Perdamaiana ini dalam rangka mengantisipasi pertikaian antara kubu warga di Kecamatan Toari yang terjadi pada 19 Desember 2018 lalu.

Masalah awalnya adalah telah terjadi penghinaan melalaui aplikasi pesan instan Whats App yang menyebabkan terjadinya keterseingguan warga masyarakat Desa Lakito Kecamatan Toari.

“Alhamdulilah masalah telah terselesaikan secara adat dan keduanya telah saling memaafkan,” tambah

 

Sementara itu Mokole Muhamad Patani Ali Ketua Dewan Adat Moronene Kabupaten Bombana (DAM) dalam keterangannya mengatakan bahwa , Prosesi Adat MeTanduale pertama di laksanakan terjadi di masa Pemerintahan Mokole Sangia Intera Mpesoe atau Sangia Rahawatu pada tahun 1905 lalu.

“MeTanduale dahulu kala pertama dilakukan oleh Suku Moronene Dan Suku Bugisi, dengan tujuan utama mengikat tali persaudaraan kedua belah pihak dunia akhirat”, katanya.

Kegiatan upacara adat Tandroale dihadiri Asisten I Pemda Kab. Kolaka (H. Muh. Bakri), Danramil 1412-07 Watubangga (Kaptem Inf. Dalwin), Kabag Sumda Polres Bombana (AKP Untung Subagio), Camat Toari (Drs. Sabaruddin), Kepala Desa Lakito (Sukirman) Unsur Muspika Kecamatan Toari, Tokoh Masyarakat Suku Mornene, Tokoh Masyarakat Suku Bugis.

 

Wartawan : Dadang Firmanto

Tinggalkan Balasan